Home »
» AngkaSensitif - Gempa bermagnitude 6,7 menggucang kawasan Hokkaido, Jepang. Sembilan orang meninggal akibat bencana ini. Mengutip Japan Today, Jumat (7/9/2018), informasi tersebut berdasarkan informasi dari radio pemerintah Jepang, NHK. NHK juga mengumumkan sebanyak 33 orang hilang dan 300 orang lainnya terluka. Gempa besar tersebut menyebabkan terjadinya tanah longsor dan menyebabkan aliran listrik ke lebih dari 5,3 juta warga terputus. Gempa disertai tanah longsor yang terjadi Jepang ini menjadi bagian dari rangkaian bencana alam yang melanda negeri Matahari Terbit itu dalam 2 bulan terakhir. Jepang juga sempat dilanda angin topan Jebi, banjir dahsyat, hingga udara panas. Juru bicara pemerintah Yoshihide Suga mengatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (6/9/2018), sekitar 20 ribu personel penyelamat, termasuk polisi dan militer dikerahkan untuk merespons bencana. Sekitar 20 ribu tentara SDF lainnya akan dikerahkan untuk bergabung dalam upaya penyelamatan. Pejabat-pejabat Jepang mengingatkan bahwa gempa besar bisa kembali terjadi. "Gempa besar sering terjadi, khususnya dalam dua hingga tiga hari (setelah gempa besar pertama)," ujar Toshiyuki Matsumori, kepala monitoring gempa dan tsunami di Badan Meteorologi Jepang.
 |
| Gantung Diri |
AngkaSensitif - Reno Apriyansyah (24) ditemukan tewas gantung diri di kamar mandi rumahnya di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Belum diketahui motif bunuh diri tersebut.
"Iya dia tewas gantung diri menggunakan tambang kecil warna kuning," ujar Kapolsek Tanjung Priok, Kompol Supriyanto ketika dikonfirmasi AngkaSensitif,Jumat (7/9/2018).
Korban ditemukan sudah tidak bernyawa di rumahnya Jalan Lagoa Kanal, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Kamis (6/9) pukul 21.00 WIB. Kejadian itu awalnya diketahui oleh adik korban yang hendak ke kamar mandi.
"Saat turun dari tangga, adiknya melihat korban di dalam kamar mandi, kemudian melapor ke ibunya setelah dicek ternyata korban sudah dalam posisi tergantung di dalam kamar mandi," ucap Supriyanto.
Mengetahui hal itu, polisi langsung mengecek TKP. Polisi kemudian menurunkan korban dan membawanya ke RS Polri Kramat Jati.
Supriyanto mengatakan peritiwa ini adalah murni bunuh diri. Polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh Reno.
"Ya bunuh diri, tanda kekerasan tidak ada. Motifnya masih kita dalami," tutupnya.
0 comments:
Post a Comment