INFO : Yuk Gabung Di Bo Shiokuda2 Cabang Resmi Bo Shiokuda1 Bandar Togel Online Teraman Terpercaya|Agent Togel Online Terbaik Terpercaya|Agent Casino Online Terbaik Terpercaya |Deposit/Withdraw Rp 50.000|Promo Bonus Harian Rp 5.000|Promo CashBack|Promo Singapore Toto Bonus Ektra Additional Number Hadiah 4D x 3.300.000 3D x 500.000 2D x 80.000|Bonus Referal 1%-3% |Buruan Daftar Di Link Versi Pc www.telorrebus.com Link Versi Wap www.tarikterus.com/wap| Kemenangan Berapa Pun Kami Bayar Lunas Kami Berikan Bukti Bukan Janji !!
Home » , , » Usung Prabowo tapi Beri Angin Jokowi, Apa Mau Demokrat?

Usung Prabowo tapi Beri Angin Jokowi, Apa Mau Demokrat?

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono

AngkaSensitif - Partai Demokrat memberi lampu hijau bagi kader-kadernya yang mendukung Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019. Padahal, partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu sudah menyambut rangkulan Prabowo Subianto yang notabene bakal berhadapan dengan Jokowi.

Setidaknya ada 5 Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Demokrat merapat ke Jokowi. Tudingan politik 'main dua kaki' pun dialamatkan pada Demokrat.

"Papua, kemudian ada Nusa Tenggara Timur (NTT), Papua Barat, Sulawesi Utara, dan Bali," kata Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Demokrat Andi Arief saat dihubungi detikcom, Minggu (9/9) kemarin.

Dari 5 wilayah itu, menurut Andi, baru Papua yang meminta dispensasi. Sedangkan, 4 wilayah lainnya baru berpotensi meminta dispensasi. bahkan salah satu kader Demokrat yaitu Deddy Mizwar malah menjadi juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf dan tak dijatuhi sanksi.

Namun Andi menampik bila Demokrat 'main dua kaki', terus maksudnya apa?

"Jadi kita bukan main dua kaki. Ya gimana kalau kita pecat kan partai juga bisa rugi, kemenangan tidak kita dapat, Karena bagi kami peperangan sesungguhnya itu di Jateng, Jatim, Jabar, Sulsel, Sumut. Lima tempat itu untuk menentukan kemenangan," kata Andi.
Sikap Demokrat itu pun menjadikan tanda tanya bagi partai-partai politik (parpol) pengusung Prabowo lainnya. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon pun meminta kepastian totalitas dukungan Demokrat.

"Saya kira mestinya begitu ya. Logikanya itu kalau ada sebuah keputusan yang diambil DPP pasti mengikat," ujar Fadli, Senin (10/9).

"Tidak mungkin keputusan itu ada pengecualian-pengecualian, pastinya mengikat. Namun kita pasti memahami kalau ada kenyataan tertentu yang lokal spesifik saya kira pasti mereka juga akan memikirkan hal-hal begitu," imbuh Fadli.

Jawaban Demokrat soal adanya dispensasi juga dipertanyakan. Menurut Wasekjen PAN Saleh Partaonan Daulay, Demokrat seharusnya mengerahkan seluruh kekuatan politiknya pada Prabowo yang telah diusungnya.

"Tentu kita mengharapkan seluruh kekuatan politik yang dimiliki Partai Demokrat diarahkan bagi pemenangan pasangan Prabowo-Sandi," ujar Saleh.

"Begitu menyatakan bergabung, sudah semestinya bersama-sama all out memenangkan. Kalau ada dispensasi dengan membolehkan sebagian mendukung pasangan kompetitor, lalu apa makna kebersamaan di koalisi Prabowo-Sandi?" imbuh Saleh.

Sedangkan bagi parpol kubu Jokowi, sikap Demokrat yang memberi izin para kadernya dinilai positif. Sekretaris Badan Pendidikan dan Pelatihan DPP PDIP Eva Kusuma Sundari memaklumi hal tersebut lantaran memang rakyat di basis wilayah yang disebutkan Andi tadi memang mendukung Jokowi.

"Sulit untuk tidak mendukung Jokowi karena rakyat di sana (Papua) pro-Jokowi," ujar Eva.

"Jika tidak diizinkan mereka siap dipecat, daripada kehilangan kader, tentu pilihannya ya mengizinkan," imbuh Ketua DPP NasDem Irma Suryani Chaniago.

0 comments:

Post a Comment

Table Shio 2018

TABLE RESULT SHIOKUDA2

RESULT PASARAN
TANGGAL PASARAN RESULT
15 OKT 2018 SIERRALEONE 1362
14 OKT 2018 PARMA 9208
14 OKT 2018 HONDURAS 7420
14 OKT 2018 MELBOURNE 4337
14 OKT 2018 SINGAPORE 5536
14 OKT 2018 UKRAINE 4309
14 OKT 2018 INCHEON 2834
14 OKT 2018 HONGKONG 0756

PREDIKSI SHIOKUDA-2

PREDIKSI SHIOKUDA
TANGGAL PASARAN AI
16 OKT 2018 SIERRALEONE 1359
15 OKT 2018 PARMA 1257
15 OKT 2018 HONDURAS 0359
15 OKT 2018 MELBOURNE 1458
15 OKT 2018 SINGAPORE 1358
15 OKT 2018 UKRAINE 078
15 OKT 2018 INCHEON 0146
15 OKT 2018 HONGKONG 3568