INFO : Yuk Gabung Di Bo Shiokuda2 Cabang Resmi Bo Shiokuda1 Bandar Togel Online Teraman Terpercaya|Agent Togel Online Terbaik Terpercaya|Agent Casino Online Terbaik Terpercaya |Deposit/Withdraw Rp 50.000|Promo Bonus Harian Rp 5.000|Promo CashBack|Promo Singapore Toto Bonus Ektra Additional Number Hadiah 4D x 3.300.000 3D x 500.000 2D x 80.000|Bonus Referal 1%-3% |Buruan Daftar Di Link Versi Pc www.telorrebus.com Link Versi Wap www.tarikterus.com/wap| Kemenangan Berapa Pun Kami Bayar Lunas Kami Berikan Bukti Bukan Janji !!

Mobil Kapolres Tulungagung Kecelakaan di Tol Akibat Sopir Ngantuk

Kapolres Tulungagung

 AngkaSensitif - Mobil Toyota Land Cruiser yang ditumpangi Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar dan istrinya, mengalami kecelakaan di ruas tol Surabaya-Mojokerto (SuMo). Kecelakaan ini diduga akibat sopir mengantuk.

Kasat Lantas Polresta Mojokerto AKP Edwin Nathanael mengatakan, mobil pribadi nopol AG 908 RS itu melaju dari arah Surabaya ke Jombang. Sampai di KM 716.600, mobil yang dikemudikan Bripda Tomi mendadak hilang kendali dan menabrak pembatas jalan tol.

"Dugaan sementara akibat sopirnya mengantuk. Tadi sempat kami mintai keterangan, dia (sopir) mengaku mengantuk," kata Edwin kepada wartawan di RS Citra Medika, Tarik, Sidoarjo, Jumat (28/9/2018).

Edwin mengaku masih mendalami kronologi kecelakaan tersebut. Pihaknya akan kembali melakukan olah TKP pagi ini.

"Setelah giat di Polda saya akan ke lokasi kecelakaan untuk olah TKP. Dugaan sementara laka tunggal," terangnya.

Mobil berwarna hitam ini mengalami kecelakaan di KM 716.600 tol SuMo, Desa Sidorejo, Jetis, Mojokerto pada Kamis (27/9) sekitar pukul 23.30 WIB.

Mobil tersebut ditumpangi Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar, istrinya Anggi dan Ajudannya Bripda Lutfi. Mobil pribadi nopol AG 908 RS ini dikemudian Bripda Tomi. Keempatnya langsung dibawa ke UGD.

Sebelum kecelakaan terjadi, mobil tersebut melaju dari arah Surabaya ke Jombang. Sampai di lokasi, mobil hilang kendali dan menabrak pembatas jalan tol.

Kasus Suporter Tewas, Persija Ingin ke Depannya Sanksi Tak Setengah-Setengah

Korban Persija

AngkaSensitif - Seorang suporter Persija Jakarta tewas dihajar oleh sekumpulan oknum pendukung Persib Bandung. Persija berharap ke depannya ada hukuman yang benar-benar keras.

Haringga Sirila, anggota The Jakmania, meninggal usai dikeroyok di Stadion Gelora Bandung Lautan Api jelang laga Persija vs Persib, Minggu (23/9/2018) kemarin. Ini adalah korban ketujuh sejak 2012, dari rivalitas Persija - Persib.

Imbas dari kejadian ini, Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) menghentikan liga untuk sementara waktu, sampai batas yang tidak ditentukan. Sebelumnya Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, dan Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) memang mengusulkan liga dihentikan sementara.

Direktur Utama Persija Gede Widiade sangat menyayangkan kejadian suporter tewas terus berulang. Berkaca dari rentetan yang tak kunjung berhenti ini, Gede berharap ke depannya ada hukuman yang benar-benar membuat jera suporter dan klub.

Gede menilai selama ini sanksi-sanksi atas kejadian serupa tak pernah benar-benar bikin kapok, semisal denda yang relatif mudah dibayar tim-tim besar macam Persija, Persib, Persebaya Surabaya, atau Arema FC. Sementara suporter hampir tak merasakan langsung dampak sanksi tersebut.

"Mungkin kemarin dari BOPI merasa sakit dengan kejadian ini, lalu seminggu (liga) tidak boleh main. Itu kalau sekadar shock therapy, boleh. Dari pak menteri usul dua minggu. Dari APPI usul sebulan-dua bulan. Tapi memangnya mudah? Efek pemberhentian tidak semudah itu, jangan putuskan karena emosional," kata Gede dalam talkshow Indonesia Lawyers Clus (ILC), Selasa (25/9) malam WIB.

"Menurut saya kalau kita bicara soal bela sungkawa, semoga tidak terjadi lagi, itu klise. Yang paling penting dirumuskan, kalau sampai terjadi lagi, hukumannya tak bisa ditolerir lagi. Downgrade (degradasi) atau satu tahun tidak boleh main di kandang dan tanpa penonton. Jelas."

"Menurut saya, kalau sampai suporter tidak diizinkan menonton setahun, baik Persib, Persija, atau mungkin Persebaya, sama saja dengan dia tidak salat setahun. Bayangin, masuk neraka dia," imbuhnya.

Gede juga berharap ada evaluasi nyata terhadap regulasi saat ini. Sebab belum ada aturan tegas soal klub-klub dan suporternya yang terlibat kekerasan yang berujung kematian.

"Perlu ada tindakan konkret untuk mengevaluasi regulasi yang ada. Kalau dari polisi jelas: membunuh dihukum 17 tahun. Efek jeranya ada. Tapi kalau klub, tidak ada. Ini mohon dipikirkan," sambungnya.

"Efek jera ini tidak pernah diberikan kepada suporter dan klub. Hukuman apapun, dari institusi apapun, kalau tidak memberikan efek jera ke klub dan suporter ya tidak signifikan. Coba hukuman ini jangan diputuskan searah, ajak kami, ajak semua bicara. Cari tahu apa yang ditakutkan suporter dan klub," tandas Gede. 

Edy Rahmayadi: Pesan KPK Korupsi Massal di Sumut Jangan Terjadi Lagi

Edy Rahmayadi

AngkaSensitif - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengaku mendapat pesan khusus dari KPK. Apa isi pesannya?

"Mudah-mudahan tidak lagi, itu dia (pesan dari KPK) agar (korupsi massal) tidak terjadi lagi," kata Edy di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (5/9/2018).

Edy memang baru bertemu pimpinan KPK bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo dan sejumlah gubernur-wakil gubernur yang baru dilantik lainnya. Edy memastikan para aparatur sipil negara (ASN) yang terbukti korupsi di Sumut akan diberhentikan tidak hormat.

"Dalam proses itu, dalam proses," ucapnya.

Sebagai informasi, KPK saat ini sedang memproses kasus dugaan suap terhadap 38 anggota DPRD Sumut 2009-2014. Suap itu diduga diberikan oleh mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho.

Mereka diduga menerima duit suap dari Gatot Pujo senilai Rp 300-350 juta per orang. Suap dari Gatot itu diduga terkait persetujuan laporan pertanggungjawaban Pemprov Sumut 2012-2014, persetujuan perubahan APBD Pemprov Sumut 2013 dan 2014, pengesahan APBD Pemprov Sumut 2013 dan 2014, serta penolakan penggunaan hak interpelasi DPRD Sumut tahun 2015.

Dari sejumlah tersangka tersebut, KPK menerima pengembalian uang sejumlah Rp 5,47 miliar. Uang itu kini telah disita sebagai barang bukti.

Ini Alasan Desain Pocophone F1 Seadanya

Hp Pocophone F1

AngkaSensitif - Bila vendor lain berlomba menghadirkan desain yang ciamik pada perangkatnya, tidak demikian Pocophone F1. Ponsel ini tampil seadanya, kenapa?

Head of Poco Global Alvin Tse rupanya punya alasanya. Dia mengatakan hal tersebut tidak terlepas dari filosofi yang dijalankan pihaknya.

Poco ingin dapat menghadirkan teknologi terbaru ke konsumen. Alih-alih menyempurnakan segala aspek, mereka pilih fokus pada satu hal.

"Vendor lain dalam membuat prodk dibuat sempurna. Poco mau fokus pada hal yang terpenting bagi pengguna. Kami pilih fokus ke performa," ujar Alvin saat ditemui di Jakarta.

Dengan fokus pada performa, maka pengguna bisa mendapatkan pengalaman terbaik dari sebuah smartphone. Bermain game, nonton video hingga mengambil foto tidak mengalami kendala.

"Percuma jika kamu punya kamera oke, tapi ketika mengklik foto, ponsel nge-lag. Artinya kamu tidak mendapati pengalaman terbaik. Itulah kami fokus pada performa dari pada lainnya," kata Alvin. 

Agar mendapatkan performa terbaik, Pocophone F1 dibekali prosesor Snapdragon 845 dipadukan dengan RAM 6 GB. Sub brand Xiaomi ini turut pula menyematkan liquid cooling untuk membuat ponselnya tetap adem.

"Liquid cool technology sebelumnya hanya ada di ponsel gaming. Ini kami hadirkan untulk konsumen yang lebih luas," ujar pria kelahiran Hong Kong itu.

"Manfaatnya jika cpu dipacu tanpa liquid cooling bisa drop speednya. Itulah kenapa main game di pocophone mendapatkan frame rate tinggi , tapi tetap dingin dan baterai tahan lama," lanjutnya.

Kurir Narkoba Yang Tertangkap Di Aceh Ternyata Suruhan Anggota DPRD Langkat Sumatra Utara

Ibrahim Hasan alias Ibrahim Hongkong
AngkaSensitif - Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali menangkap seorang tersangka anggota sindikat narkotika jaringan anggota DPRD Langkat, Sumatera Utara (Sumut), Ibrahim Hasan alias Ibrahim Hongkong.

"Seorang tersangka lain terkait penyeludupan sabu 105 kilogram dan ekstasi 30 ribu butir pagi ini telah ditangkap di Bandara Aceh," kata Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari, Rabu (22/8).

Mantan Kapolda Kepulauan Riau (Kepri), itu membeber tersangka tersebut adalah Firdaus alias Daus.

Menurut Arman, saat ditangkap, Daus baru tiba dari Kuala Lumpur, Malaysia. Peran Daus juga cukup sentral dalam kasus ini.

"Daus adalah suruhan Ibrahim alias Hongkong untuk mengantar sabu dengan speed boat dari Pulau Pinang (Penang), Malaysia ke tempat serah terima di tengah laut," ujar jenderal bintang dua ini.

Arman menyatakan bahwa Daus berupaya mengelabui petugas dengan membeli tiket pesawat dari Penang tujuan Aceh.

Setelah check in dan cap paspor di Imigrasi bandara, ternyata Daus tidak berangkat. Daus kemudian keluar bandara dan pergi ke Kuala Lumpur.

Nah, kata Arman, di Kuala Lumpur, Daus beli tiket pesawat lagi dan berangkat pulang ke Aceh.

"Namun petugas BNN sudah siap menangkap yang bersangkutan ketika turun dari pesawat," kata Arman.

Dia menegaskan, setelah ditangkap, Daus langsung diterbangkan ke Medan, Sumatera Utara.

"Ketika akan diperiksa urine, Daus meminta tidak usah dites, “pasti positif, karena setiap hari saya menggunakan sabu terutama jika melaut," ungkap Arman menirukan ucapan Daus saat menolak pemeriksaan urine.

Dia menambahkan, berdasar keterangannya, Daus mengaku sudah empat kali mengantar sabu ke tengah laut dan diupah Rp 80 juta. Nah, kata Arman, hal ini membuktikan bahwa Ibrahim Hongkong tidak sekali saja menyeludupkan sabu dari Malaysia.

"Dengan demikian terbukti bahwa Ibrahim alias Hongkong bukan hanya satu atau dua kali melakukan hal yang sama," tuntas Arman.

Table Shio 2018

TABLE RESULT SHIOKUDA2

RESULT PASARAN
TANGGAL PASARAN RESULT
15 OKT 2018 SIERRALEONE 1362
14 OKT 2018 PARMA 9208
14 OKT 2018 HONDURAS 7420
14 OKT 2018 MELBOURNE 4337
14 OKT 2018 SINGAPORE 5536
14 OKT 2018 UKRAINE 4309
14 OKT 2018 INCHEON 2834
14 OKT 2018 HONGKONG 0756

PREDIKSI SHIOKUDA-2

PREDIKSI SHIOKUDA
TANGGAL PASARAN AI
16 OKT 2018 SIERRALEONE 1359
15 OKT 2018 PARMA 1257
15 OKT 2018 HONDURAS 0359
15 OKT 2018 MELBOURNE 1458
15 OKT 2018 SINGAPORE 1358
15 OKT 2018 UKRAINE 078
15 OKT 2018 INCHEON 0146
15 OKT 2018 HONGKONG 3568